My Injured Heart Part 5/~

“Haanya kamu yang bisa~~~ membuuuat aku jadi tergila-gila~~~ membuuat aku jatuh cinta~~~ karna, tak ada yang lain sepertimu~~~”
EunHyuk oppa mendendangkan lagu yang sama sekali tak kumengerti. Entah bahasa planet mana yang ia pakai. Meski begitu suaranya yang merdu itu tak pelak membuatku terkagum-kagum juga.
“Lagu apa itu oppa??”
Penasaran akhirnya aku bertanya juga.
“Ah, itu lagu dari Indonesia. Yoon-ssi yang mengajariku. Yah, bukan mengajari sih. Ia hanya memberiku beberapa lagu dari negrinya itu. Sekarang aku lagi suka lagu yang ini.”
Oppa menjelaskan sambil tetap sibuk memasukkan barang-barangnya yang berserakan diatas meja rias kedalam tas. Sebentar lagi ia akan berangkat ke Sukira bersama Teuki oppa.
“Oh iya, tadi kau dicari Yoon-ssi.”
Oppa tersenyum sebelum kemudian berpamitan padaku. Memang hanya tinggal kami didalam ruang make up ini. Oppa-oppa yang lain sudah pada keluar duluan.
“Ya sudah aku pergi duluan.”
“Eum!!”
Anggukku mantap. EunHyuk oppa berbalik.
“Oppa!!”
Satu panggilan sudah cukup membuatnya berbalik lagi.
“Mwo?1”
“Yolsimi ilhamnida2!!!”
Aku memberi semangat sambil mengepalkan kedua tanganku.
Lagi-lagi ia hanya tersenyum, mengangguk sebentar, kemudian melanjutkan langkahnya. Meninggalkanku.
“Onni cari aku ada apa ya?? Eh,, apa dia gak ikutan EunHyuk ma Teuki oppa ke Sukira ya?”
Mulai deh. Kumat lagi penyakit ngomong sendiriku. Hahaha, sebodolah. Yang penting sekarang cari onni dulu.
“Siang Azuma,,,”
Aku menyapa seorang assistant make up lainnya. Yeun Ji azuma. Orang nomor dua setelah Yoon onni. Tak jarang aku terkagum-kagum pada onni yang satu itu. Umurnya masih 23 tahun. Tapi kerjanya sangat bagus. Ia disayangi sekaligus dihormati semua orang. Mulai dari aku yang jauh lebih muda darinya, make upper lain seumurnya, hingga bahkan seperti Yeun Ji azuma yang lebih tua darinyapun mengakui kelihaiannya sebagai seorang pemimpin yang berbakat.
“Onni!!!”
Aku berteriak memanggil Yoon onni yang berjalanan tak lebih dari dua meter didepanku.
“Onni!!”
Sekali lagi aku memanggil. Tapi sepertinya suaraku tak terdengar. Makanya aku sedikit berlari menghampiri onni.
“Jadi saya minta tolong untuk merahasiakan semua ini dari yang lain, sonsengnim”
Ups.... Baru saja aku mau menyapa onni ketika sampai tiba dibelakangnya. Tapi onni ternyata tengah berbicara dengan seseorang. Seng Hwan sonsengnim. Entah kenapa, refleks tubuhku bergerak menyembunyikan diri dibalik tembok. Bakat mata-mataku sepertinya muncul lagi.
“Tapi...”
Seng Hwan sonsengnim tampak akan berbicara, tapi berhasil dipotong Yoon onni.
“Kumohon, sonsengnim,, ku mohon. Setidaknya hingga dua lagi.”
“Tapi itukan hari keberangkatanmu. Percuma saja donk.”
“Saya mohon..”
Kali ini Yoon onni membungkuk dalam.
Situasi apa ini? Aku tidak mengerti sama sekali. Tapi firasat mengatakan, ini buruk. Entahlah.
Tunggu dulu. Kalau tidak salah tadi Yoon onni menyebut hingga dua hari lagi. Bukannya itu hari wisudanya? Lalu onni mau berangkat kemana? Ya ampun, apa ini teka-teki?
***
Gee!! Semalaman aku tak bisa tidur memikirkan pembicaraan Yoon onni dan Seng Hwan sonsengnim kemarin. Sebenarnya aku bisa saja bertanya pada onni. Tapi aku takut. Ah!!! Sudah berapa lama aku tak berpikir sekeras ini? Tapi aku benar-benar penasaran. Apa kutanyakan saja langsung pada onni?
Ya, yang mana sajalah. Sekarang aku mau cari onni saja. Dari kemarin aku tidak melihatnya. Sejak melihatnya bicara pada Seng Hwan sonsengnim kemarin, aku yang buru-buru kabur karena takut ketahuan belum lagi bertemu onni. Bukannya ia mau bicara padaku? Jadi makin penasaran, kira-kira onni mau bicara apa ya?
“Jangan bohong padaku, hyung..”
Suara seseorang dilorong tepat dihadapanku membuatku kaget. Langsung saja kulambatkan langkah kaki dan mencoba melihat siapa yang sedang berbicara ditempat seperti itu. Ternyata RyeoWook oppa dan EunHyuk oppa. Apa yang mereka bicarakan? Kenapa hanya berduaan saja disana?
Sepertinya penyakit mencuri dengarku semakin bertambah akut saja. Kenapa juga kaki ini tidak mau beranjak dari tempatku menguping kini? Rasa penasaran ingin tahu ada apa dengan RyeoWook dan EunHyuk oppa ternyata sangat besar. Tuhan, aku minta maaf. Untuk yang kemarin, menguping pembicaraan Yoon onni dan SengHwan sonsengnim, juga untuk kali ini. Maaf aku, Tuhan.

1 Mwo? (뭐?) : What?
2 Yolsimi ilhamnida (열심히 일합니다) : Bekerjalah yang giat
=============

Comments

Popular Posts