CCC part 1; Cinta pertama Cinta

#Part 1; Cinta pertama Cinta 

Sebenarnya, hingga detik ini gua juga masih sangsi apakah cowok-cowok yang pernah nyangkut di otak dan hati gua itu adalah cinta.

Kalau yang namanya cinta itu berarti lu mikirin orang yang sama sepanjang hari, petang, dan malam. Kalau yang namanya cinta itu berarti hati lu seakan berbunga saat ada orang yang nyebut nama orang yang sama seperti yang sedang lu pikirin. Kalau yang namanya cinta itu berarti lu bisa senyum-senyum sendiri seperti pasien rumah sakit jiwa hanya karena melihat sepeda-slash-motor-slash-mobil seseorang di parkiran. Atau kalau yang namanya cinta itu berarti jantung lu selalu ngak stabil setiap berada di sisi seseorang atau bahkan hanya dengan memikirkannya, sepertinya gua memang pernah jatuh cinta.

Tapi kok sepertinya masalah cinta ini sederhana banget ya? Atau memang cinta adalah sederhana? Hem, entahlah. Hal itu juga yang sering gua pertanyakan. Nanti kalau gua udah ketemu jawabannya, gua bakal kasih tahu lu pada deh. Itu PR gua ya. Ingetin kalau lupa.

Balik ke masalah cinta pertama. Cinta pertama gua itu… Er, sebenarnya gua bingung juga untuk yang satu ini. Gua punya tiga kandidat yang selalu kepikiran setiap ada yang nanya soal cinta pertama. Yang pertama, adalah cowok yang memang pertama kali dapat predikat ‘sayang dia’. Tapi itu waktu gua masih di TK. Teralalu dini, bukan? Lalu yang kedua, adalah cowok yang gua taksir waktu masih SD. Nah, yang ketiga ini cowok yang gua suka selama tiga tahun masa sekolah di junior high. Jujur, hingga hari ini gua juga masih sering mikirin dia. Eh, lebih tepatnya kepikiran sih ya.

Lalu, yang mana deh nih yang bisa disebut cinta pertama?

Comments

Popular Posts